Saya berasal dari Nusa Tenggara Timur, dan saat ini tengah menyelesaikan studi sambil mengembangkan solusi digital untuk UMKM dan startup lokal. Dengan lebih dari 2 tahun pengalaman dalam pengembangan web, saya telah membangun berbagai proyek dari situs portofolio, sistem manajemen kantor, hingga aplikasi berbasis web untuk digitalisasi.
Saya memiliki keahlian dalam HTML, CSS, JavaScript, dan berbagai framework populer seperti React dan Bootstrap. Saya berpassion untuk menciptakan solusi digital yang inovatif, responsif, dan user-friendly yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga mudah diakses dan memberikan dampak nyata bagi pengguna.
Python, TensorFlow/PyTorch, Transformers (Hugging Face), Google Colab Mengembangkan chatbot berbasis AI yang mampu memahami konteks percakapan dan memberikan respons dinamis menggunakan model fine-tuned seperti DialoGPT. Didesain untuk asisten virtual dalam layanan pelanggan UMKM.
Respons akurat >85%, latensi rendah, dan siap integrasi API.
Python, OpenCV, Scikit-image, Scikit-learn, Otsu’s Thresholding, GLCM, SVM Sistem pengolahan citra untuk mengklasifikasikan cabai berdasarkan ukuran (kecil/sedang/besar) dan bentuk (lurus/bengkok) menggunakan segmentasi Otsu, ekstraksi fitur morfologi (aspect ratio, roundness) dan tekstur (GLCM), lalu diklasifikasi dengan SVM.
Akurasi klasifikasi mencapai 95,43% dalam kondisi pencahayaan terkendali.
Python, Tweepy, NLTK, Scikit-learn, SVM, TF-IDF Analisis sentimen terhadap opini publik di Twitter terkait kebijakan “makan siang gratis” menggunakan preprocessing teks (case folding, tokenizing, stopword removal, stemming), ekstraksi fitur TF-IDF, dan klasifikasi dengan SVM (kernel RBF).
Menghasilkan insight: 62% positif, 28% netral, 10% negatif membantu pemangku kebijakan memahami persepsi masyarakat.